01 Juli 2008

6. Triad

Suatu triad adalah suatu akord tiga not yang terdiri dari suatu not khusus ditambah not ketiga dan kelima di atasnya. Not khusus ini bisa dimulai dari not apa saja dalam suatu jenis tangganada. Dalam tangganada diatonik mayor C, not khusus itu bisa C (do), D (re), E (mi), F (fa), G (sol), A (la), dan B (si). Bertolak dari not khusus ini, setiap triad dibentuk oleh dua macam interval ketiga yang ditumpuk satu di atas yang lainnya. Kalau C kita pakai sebagai suatu not khusus, maka triad C dibentuk dari interval ketiga C-E dan interval ketiga E-G menjadi C-E-G. Dengan aturan dasar yang sama, Anda bisa membentuk triad lainnya berdasarkan not khusus lain: D-F-A, E-G-B, F-A-C, G-B-D, A-C-E, dan B-D-F.

Jenis-jenis triad ini membentuk akord-akord dasar. Kebanyakan akord dasar dibentuk oleh triad. Dalam aransemen suatu lagu, triad membentuk suatu trio, suatu nyanyian dari tiga suara, seperti sopran, alto, dan tenor.

Lebih Kecil dari Triad

Sebenarnya, ada susunan not yang secara melodik dan harmonik lebih kecil dari triad: interval melodik dan interval harmonik. Interval melodik dibentuk oleh dua not yang saling berurutan; interval melodik adalah satuan paling kecil dari melodi. Pasangan not seperti do-do, do-re, mi-sol, la-fa, sol-do, si-re, dan mi-la yang saling berurutan adalah beberapa contoh interval melodik. Interval harmonik adalah dua not yang dibunyikan secara serentak; interval harmonik adalah satuan paling kecil dari harmoni. Nyanyian duet atau petikan gitar melodi yang menghasilkan duet adalah dua contoh dari interval harmonik. Biasanya, interval ketiga yang dipakai untuk membentuk duet. Di samping itu, ada interval kedua, keempat, kelima, dan keenam yang dipakai juga untuk membentuk duet.

Cara Membentuk Triad

Fokus kita selanjutnya pada triad. Memahami cara membentuk triad adalah langkah pertama ke arah pemahaman tentang cara membentuk akord yang lebih rumit. Ia juga adalah langkah pertama ke arah pemahaman tentang progresi yang diciptakan ketika akord-akord diurutkan.

Not dasar, ketiga, dan kelima

Not pertama dari suatu triad, yang sekaligus menetapkan namanya, disebut not dasar atau root dalam bahasa Inggris. Not dasar adalah not fundamental; ia punya hubungan yang sama pada suatu triad seperti suatu not pertama – disebut tonika – punya hubungan dengan suatu tangganada. Di samping not dasar, suatu triad berisi suatu not yang membentuk interval ketiga di atasnya; ia disebut not ketiga atau third dalam bahasa Inggris. Suatu interval kelima yang dibentuk dari not dasar disebut not kelima atau fifth dalam bahasa Inggris.

Triad C dalam kunci trebel dan bas akan memperjelas ketiga macam triad tadi.


Triad mayor dan minor

Selanjutnya, ada dua macam triad yang sangat lazim: triad mayor dan triad minor. Apa persamaan dan perbedaannya? Kedua-duanya dibentuk oleh not dasar, not ketiga, dan not kelima, tapi kedua-duanya berbeda dalam kualitas atau sifat intervalnya. Interval pertama yang dibentuk oleh not dasar dan not ketiga dari suatu triad mayor menghasilkan suatu interval ketiga mayor: ada lima setengahnada dalam interval ini. Interval pertama yang dibentuk oleh not dasar dan not ketiga dari suatu triad minor menghasilkan suatu interval ketiga minor: ada empat setengahnada dalam interval ini. Tapi not dasar kedua jenis triad membentuk interval kelima murni, seperti do-sol.

Peta akord

Peta akord (chord charts) adalah suatu cara lazim untuk menandakan triad mayor dan minor. Tanda itu berbentuk nama huruf untuk triad mayor dan minor. Triad mayor dalam tangganada diatonik mayor C, misalnya, ditandai sebagai C: suatu lambang untuk C mayor. Triad minor dalam tangganada yang sama ditandai sebagai Cmin, Cmi, Cm, atau C-.

Susunan not untuk kedua jenis triad ini dan lambang akordnya – dalam kunci trebel dan bas – demikian:















Dalam suatu peta akord, notasi ini tampak demikian:



Setiap garis miring dalam peta akord ini menandakan satu ketukan. Dalam jenis birama 4/4, akord C dan Cm masing-masing mendapat dua ketukan.


Tujuh triad

Agar Anda memahami triad lebih baik, pelajarilah ketujuh triad berikut dalam tangganada diatonik mayor C. Ini suatu penyempitan dari akord yang biasanya disusun dari empat not atau lebih. Kalau Anda lupa atau kurang ingat apa itu interval mayor (besar), minor (kecil), murni (perfect), lebih (augmented), atau kurang (diminished), segarkanlah ingatanmu dengan mempelajari kembali kualitas atau sifat-sifat interval dalam Pelajaran 3.

Suatu tambahan tentang ciri interval murni keempat dan kelima. Sudah dijelaskan bahwa interval murni keempat dan kelima tidak bisa menjadi besar atau kecil dan sebaliknya. Tapi kedua-duanya bisa menjadi kurang atau lebih.

Bagaimana dengan lambang akord Fm dan Gm yang lumrah dalam musik pop? Sesuai aturan, interval keempat dan kelima murni tidak bisa dikurangi menjadi minor. Tapi interval keempat murni F dan kelima murni G malah punya bentuk minor. Mengapa begitu?

Kedua-duanya bukan bagian dari tangganada mayor C tapi dipinjam dari tangganada lain dan dipakai dalam tangganada ini. Fm ada, misalnya, dalam tangganada diatonik mayor Ab sebagai triad keenam dalam tangganada ini. Sementara itu, Gm ada, misalnya, sebagai triad kedua dalam tangganada diatonik mayor F. Ketika dipinjam dan dipakai dalam tangganada mayor C, akord Fm dan Gm memberi sifat-sifat tertentu, seperti sifat sedih, pada suatu lagu. (Pokok tentang peminjaman triad atau akord dari luar suatu tangganada akan dibicarakan pada pelajaran lain.)




Anda memerhatikan bahwa dalam tangganada diatonik mayor C ada tiga triad mayor (C,F,G); tiga triad minor (Dm, Em, Am); dan satu triad (diminished Bo). Setiap triad bisa diperbesar atau diperkecil.

Triad mayor C bisa diperluas dengan menaikkan not kelima (dihitung dari not dasar) setinggi setengahnada menjadi triad lebih, diperkecil dengan menurunkan not ketiganya serendah setengahnada menjadi triad minor, atau diperkecil lagi dengan menurunkan not ketiganya serendah setengahnada juga menjadi triad kurang. Triad C lebih dilambangkan pada peta akord sebagai Caugm atau C+; salah lambang untuk triad minor C adalah Cm; dan salah satu lambang untuk triad C kurang adalah Co. Not kelima triad F dan G bisa diperbesar setinggi setengahnada menjadi triad lebih (F+ dan G+); sebaliknya, not kedua setiap triad ini bisa dperkecil serendah setengahnada menjadi triad kurang (Fdim dan Gdim).

Not ketiga triad minor Dm, Em, dan Am yang dinaikkan setengahnada memperluas setiap triad menjadi mayor: D, E, A. Ketiga triad mayor ini sebenarnya tergolong pada tangganada mayor yang lain, yaitu D, E, dan A dan juga pada tangganada lain seperti G dan A. (Pokok ini akan dibicarakan kemudian.) Kalau not kelima ketiga triad minor ini Anda turunkan setengahnada, Anda menghasilkan tiga triad kurang: Ddim, Edim, dan Adim.

Triad Bo bisa Anda perbesar dua kali. Pertama, naikkanlah not kelima triad ini setinggi setengahnada dan Anda mendapatkan triad minor: Bm. Kedua, naikkanlah not ketiga triad minor setinggi setengahnada juga dan Anda mendapatkan triad B mayor yang disederhanakan menjadi B. Untuk kembali ke Bdim, turunkanlah B mayor dua kali: mula-mula ke Bm lalu ke Bdim.

LATIHAN 1

Cetaklah latihan ini agar Anda mudah mengerjakannya. Tuliskanlah lambang akord yang betul dari setiap triad berikut pada garis yang tersedia di bawahnya. Sebagai suatu contoh penjelasan, lambang akord untuk triad pertama adalah C+. Jawaban untuk latihan ini tersedia di akhir pelajaran ini.


LATIHAN 2

Cetaklah latihan ini agar Anda mudah mengerjakannya. Tambahkanlah secara betul not ketiga dan kelima untuk not dasar yang diberikan. Lambang akord untuk triad yang akan Anda susun diberikan di bawah not dasar. Latihan ini berdasarkan tangganada diatonik mayor C.

Sebagai contoh jawaban yang betul, Edim dibentuk oleh susunan not E-G-Bb. Kemudian, Gm disusun dari triad G-Bb-D. Jawaban betul selebihnya diberikan di akhir pelajaran ini.








Jawaban yang Betul

LATIHAN 1

Dari kiri ke kanan untuk
paranada 1: C+, Cdim, D, Do
paranada 2: E, Fm, F#dim, G
paranada 3: A, Bm, B

Kecuali untuk C+, setiap jawaban yang betul diberi nilai 1.

LATIHAN 2
Susunan not yang betul dari triad di luar Edim dan Gm demikian: Ddim: D-F-Gb; Cmin: C-Eb-G; F#dim: F#-A-C; Ami: A-C-E; Bm: B-D-F#; A: A-C#-E; Ebo: Eb-Gb-Bbb; F+: F-A-C#; Ab: Ab-C-Eb; dan Gaugm: G-B-D#

Setiap jawaban yang betul diberi nilai 1.

Skor
10: sempurna
9: bagus sekali
8: bagus
7: cukup
6: agak cukup
5: kurang

Tidak ada komentar: